Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

22 Januari 2009

Song for Gaza

Pertama kali mendengar lagunya Michael Heart yang judulnya "We Will Not Go Down" di TVOne, saya sedikit terhenyak. Kok ada lagu berbahasa inggris yang peduli sama masjid, sekolah dan semuanya di Gaza yang dihancurkan oleh Zionis. Liriknya juga menyentuh banget. Langsung deh inisiatif buat mencari lagunya.... eh ternyata bisa diunduh secara bebas oleh Michael Heart ini (www.michaelheart.com/Song_for_Gaza.html) dengan catatan untuk memberi donasi ke lembaga-lembaga amal untuk Palestina.
Baca di detiknews, ternyata Michael adalah kelahiran Syria, sebuah negara tetangga Palestina, dengan nama aslinya adalah Annas Allaf. Pantas kalau dia begitu peduli, terlepas dari apapun agama yang dianutnya.
Berikut ini lirik lagu Michael Heart "We Will Not Go Down": (silahkan sambil mainkan gitarmu...)

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)

Intro: Am Am Am Am

Am C
A blinding flash of white light
G Am
Lit up the sky over Gaza tonight
Am C
People running for cover
G Am
Not knowing whether they’re dead or alive

Dm Am
They came with their tanks and their planes
Dm Am
With ravaging fiery flames
Dm F
And nothing remains
C G
Just a voice rising up in the smoky haze

F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

Am C
Women and children alike
G Am
Murdered and massacred night after night
Am C
While the so-called leaders of countries afar
G Am
Debated on who’s wrong or right

Dm Am
But their powerless words were in vain
Dm Am
And the bombs fell down like acid rain
G Am
But through the tears and the blood and the pain
C Em
You can still hear that voice through the smoky haze


F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
F C
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Am G
But our spirit will never die
F C
We will not go down
Am G
In the night, without a fight
Am G
We will not go down
Am
In Gaza tonight

04 Juli 2008

Islam...yes! Syariat Islam?

Saya ambil judul itu sesuai dengan topik diskusi "Cover Story" di TVOne semalam (3 Juli 2008). Diskusinya tentang pembuatan dan penerapan perda-perda bernuansa syariat Islam di beberapa kota di Indonesia. Terus terang, saya tidak menyimak sampai selesai karena ketiduran.... :(
Apapun hasilnya, patut dipertimbangkan lagi nih Al-Quran. Saya cuma mengutip satu surat aja, QS Al-Maa'idah (surat ke-5). Semoga bisa menjadi pertimbangan pikir kita.
... Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.(QS.5:44)

... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.(QS.5:45)

... Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik .(QS.5:47)

Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kemu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.(QS.5:49)
Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?(QS.5:50)

Sabar

Saya tulis ini cuma sebatas pengetahuan saya yang sedikit....
Kesabaran merupakan penolong, dan ini telah banyak disebutkan dalam Al-Quran. Banyak para penceramah bercerita mengenai kesabaran ini dalam kaitannya dengan banyaknya ujian dan musibah yang menimpanya dengan mendasarkan pada QS Al-Baqarah :

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,(QS.2:155)
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun".(QS.2:156)

Lalu, setelah itu apa? Cukupkah hanya dengan berucap "Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun"?
Contohnya seperti khutbah jumat yang tadi siang saya dengar, kesabaran berada dalam konteks kepasrahan, karena hanya cukup dengan berucap demikian. Lalu, bagaimana sabar bisa menjadi penolong?
QS Al-Anfaal memberitahukan bahwa :

Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu'min itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) diantaramu, maka mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti .(QS.8:65)
Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui padamu bahwa ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.(QS.8:66)

Dari ayat tersebut, terlihat bahwa kesabaran menumbuhkan semangat, bukan melemahkan.... Tengoklah QS Ali-'Imran :

Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.(QS.3:146)

Begitulah seharusnya orang yang sabar. Mereka tidak menjadi lemah, tidak lesu dan tidak menyerah.